Mimpi yang Nyata...


Nih yang kemarin penasaran dan minta aku menulis awal aku dan chris kenalan, langsung saja yah...

AWAL
   Awalnya salah seorang temanku mengomentari postingan aku di instagram (pertengahan maret ), dia menanyakan apakah aku masih sendiri atau aku punya pacar, jawabku saat itu" ya aku saat ini sendiri" lalu dia mengatakan ingin mengenalkan seorang temannya yang menurutnya pantas bagiku, kemudian temanku meminta nomor whatsappku, dan memberikannya ke Chris, saat itu Chris tidak langsung menghubungiku, 2 hari kemudian barulah dia menelfonku, dia lalu meminta untuk vidio call. setelah percakapan awal itu, komunikasi kami biasa saja, dia hanya menelfonku sesekali mungkin jika dia mengingatku saja.
  
Mulai berteman
    Suatu waktu ketika aku sedang berbaring di kamar  tiba-tiba dia kembali menelfonku, dan saat itu juga dia mengungkapkan niat baik dia bahwa dia tengah mencari yang serius dan mau berkomitmen dengannya, kataku saat itu kalau memang niat kamu seperti itu kita harus saling mengenal lebih jauh tentang pribadi kita. sejak saat itu komunikasi kami mulai lancar bahkan hampir setiap hari kami saling memberi kabar. Akhir april 2018 kami memutuskan untuk bertemu naahhh ini pertemuan pertama kami. kebetulan saat itu aku dapat libur dari Rs sekitar 4 hari, aku dan beberapa temanku memang sudah merencanakan untuk berlibur ke Bali akhir april, namun saat itu aku membatalkan tiket untuk ke Bali dan memilih berlibur ke kalimantan. Sebelum memutuskan untuk bertemu aku harus meyakinkan diriku dengan meminta saran dari teman-temanku dan juga Bundaku saat itu. tidak lupa aku berdo`a kepada Bunda Maria, karena aku tidak ingin kejadian sebelumnya kembali aku alami ketika aku menjalin hubungan dengan seorang pria yang hanya mempermaikan perasaanku saja. setelah aku yakin aku ijin ke Mama dan pergi ke kalimantan, Tiba di sana dia menjemputku di bandara awalnya aku sedikit grogi, saat dia menatapku dan aku menatapnya sambil tersenyum lalu aku berbisik kepadanya kataku " ini beneran kita udah ketemu?? rasanya ini mimpi", sambil menatapku dia mengatakan" ya kamu sedang tidak bermimpi". Dia kemudian mengantarku kerumah Bude, setelah itu dia kembali ke asrama dan melanjutkan kegiatan, keesokan harinya dia datang ke rumah Bude dan kami ngobrol banyak tentang kegiatan dan kehidupan pribadi kami masing masing. hari kedua aku di Berau dia mengantarku untuk berkunjung ke rumah Omaku yang sejak kecil aku belum pernah bertemu, sekitar 3 jam naik motor akhirnya kami tiba di rumah Oma, sore harinya kami kembali karena dia harus mengikuti kegiatan di batalyon.
    
Yupsss ini foto pertama kami :)saat itu pagi sekitar jam 08.00 wita dia menjemputku dan mengajakku untuk kegereja. ini hari ketiga aku di kelimantan timur (Berau). Besoknya aku sudah harus kembali ke Bekasi untuk kembali bekerja, sebelum aku kembali malam itu dia datang ke rumah Bude dan mengajakku makan Bakso :) setelah kembali dia lalu mengutarakan niat baiknya untuk lebih serius asalkan aku bisa bersabar sedikit karena tidak mudah untuk menjalin hubngan dengan jarak jauh.
   Tanggal 04 mei 2018 aku sudah harus kembali, sekitar jam 10.00 wita dia datang menjemputku dan mengantarku ke bandara, sampai di bandara aku kemudian bertemu adik sepupuku yang sejak lahir aku juga belum pernah bertemu, namanya Harley dia anak dari Omaku yang di berau.

  Berat rasanya untuk berpisah, namun karena tuntutan pekerjaan yaah kita harus saling menguatkan, saling mendukung, jika memang niat baik kita sesuai dengan jalan Tuhan kita pasti akan tetap bersama.
    Awal juli 2018 dia cuti untuk kembali ke sulawesi tepatnya di Mamasa , dan saat itu juga aku cuti untuk mengikuti pemakaman nenek buyut di Toraja, dia kemudian mengajak Mamaku untuk bertemu langsung dan meminta restu untuk lebih serius menjalani hubungan denganku, Mamaku kemudian mengatakan bahwa jika memang seperti itu Mama merestui dan Mama berharap dia bisa menjagaku kata Mama kepadanya saat mengobrol via telfon. saat itu karena Mama harus segera kembali ke Malaysia dia tidak sempat bertemu langsung dengan mama, namun Mama masih sempat menelfonnya saat mama di perjalanan ke pare-pare Mama memberi dukungan dan doa kepada kami. Aku membawanya ke rumahku di Palopo dan dia kemudian berkenalan dengan Keluarga. 2 hari di Palopo adalah waktu yang berharga buat kami, saat itu aku dan Chris menyempatkan waktu untuk berdoa dan mohon restu di pemakaman Papa, pria yang pertama kalinya yang aku kenalkan ke Papa dalam Do`aku.. Besoknya kami berencana untuk foto preweeding di Toraja karena waktu dan kesempatan kami bertemu sangat terbatas, setelah itu kemudian dia membawaku ke Mamasa untuk bertemu dengan keluarganya. Aku sangat senang dan bersyukur pertama kali aku bertemu dengan keluarganya mereka sangat baik kepadaku , hanya saja waktuku untuk bersama mereka sangat terbatas hanya satu hari saja. Besoknya aku sudah harus kembali ke jakarta, dan mulai menyusun rencana baik kami. :)

"Di suatu saat kamu akan tersadar kalau kamu telah memberikan begitu banyak pengorbanan untuk seseorang, sehingga pada akhirnya hanyalah berhenti yang dapat kamu lakukan. Pergilah. pergi bukan berarti kamu telah menyerah, dan bukan berarti kamu tidak mencoba. Kamu harus tahu bedanya antara keputusa-asaan dan determinasi. Apa yang memang untuk kamu miliki pasti akan jadi milikmu, dan apa yang bukan, bagaimanapun kamu akan mencoba, tidak akan pernah menjadi milikmu."

 sampai disini dulu yaah teman-teman, semoga hal ini dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman semuanya. Jangan lupa untuk selalu menaruh harapan dan niat baik teman-teman dalam setiap Do`a. Yakinlah bahwa Jodoh itu sudah disiapkan oleh Tuhan, jika sudah saatnya semua harapan akan menjadi Nyata. salam hangat dariku IAS :)..... GB US


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses pengajuan Nikah...